Minggu, 03 Agustus 2008

Karakter Ema


Aku ga tau apakah harus bangga atau sedih terlahir sebagai ema. Aku anak ke-5 dari 6 bersaudara, suka bergaul, mempunyai keinginan yang kuat dan agak sedikit egois karena pengennya orang selalu mengikutiku ( tapi itu dulu sekarang sudah berubah seiring dengan berjalannya waktu ) tapi baik hati. Aku disukai banyak orang namun ada beberapa juga yang terlihat benci, cemburu, iri, dan menganggapku tidak ada apa-apanya. Aku sadar aku bukan manusia sempurna meskipun banyak yang bilang aku (agak terdengar 'narsis' sih) sangat gaul, trendi, fashionable, dan funky tapi aku sendiri tidak merasa seperti itu atau aku memang orang yang tidak pernah puas dengan semua yang aku punya selama ini? Tapi jangan protes dulu dengan pernyataan orang2 tadi karena tidak semua perkataan orang itu tulus dari hati, tapi ada beberapa juga dari mereka yang munafik alias mengatakan semua itu hanya untuk membuatku tersanjung, malu, atau menyindir secara halus padahal dibelakang mereka mengejek, merendahkan dan mentertawakan. Hmm...kalo boleh jujur mungkin aku tidak begitu bersyukur, bangga, atau bahagia terlahir sebagai ema. Entahlah, aku tau ini salah karena Tuhan pasti akan marah dan benci dengan orang yang tidak pernah mensyukuri hidupnya. Mungkin kehidupanku di masa kecil terhitung indah, ceria dan penuh warna karena aku sangat manja sekali dengan keluargaku terutama papaku karena semua yang aku minta dan aku inginkan pasti dituruti oleh papaku sampai-sampai keinginanku untuk belajar setir motor dan mobil waktu kelas 4 SD pun dituruti oleh papaku padahal di jaman aku dulu anak seumur itu mana ada yang bisa dan ga bakalan dikasih sama ortunya. Sampai akhirnya aku tumbuh dewasa dan semua itu hilang perlahan, tepatnya saat aku mulai memasuki gerbang SMP disitulah naluri kedewasaan ku muncul, mulai dari caraku berpikir, mengambil sikap, kesukaan, hobi, dll semua berubah yang tadinya dari seorang anak SD yang suka main ini dan itu sampai akhirnya menjadi seorang wanita dewasa dan mengenal cinta. Bukannya tidak mau dewasa sih tapi sekarang aku baru tau kalo kehidupan orang dewasa itu sangat rumit dan kompleks bahkan bisa bikin ruwet pikiran padahal dulu aku sangat excited sekali begitu memasuki dunia dewasa karena aku pikir aku bisa lebih bebas menjalani hidup ini tapi ternyata tidak segampang yang aku bayangkan, semakin dewasa semakin banyak plan yang harus disiapkan buat kedepan. SEMANGAT EMA!!! jangan pernah kalah dengan perubahan yang terjadi dan jangan pernah menengok ke masa lalu jika ingin berhasil menatap masa depan dan mewujudkan semua impianmu.

Tidak ada komentar: